Solusi Sehat untuk penyembuhan berbagai jenis penyakit dengan menggunakan produk TIENS. untuk mengetahu lebih detailnya produk apa yang seharusnya di komsumsi Klik di SINI

Zinc Capsules Penting Bagi Anak, Perlu Bagi Orang Dewasa

Sudahkah putra-putri Anda mengonsumsi suplemen zinc hari ini? Sebagian orang mungkin akan balik bertanya, perlukah itu? Informasi berikut akan membantu Anda menemukan jawaban yang tepat. Zinc dikenal dalam bahasa Indonesia dengan sebutan seng dan dalam ilmu kimia dikenal dengan simbol Zn. Zinc merupakan salah satu unsur
mikro-nutrien yang sangat dibutuhkan tubuh. Kata mikro menunjukkan bahwa zinc dibutuhkan dalam jumlah yang sangat sedikit, namun perannya sangat besar dalam mendukung kelangsungan hidup manusia di segala usia. Mineral yang satu ini tersebar di seluruh jaringan tubuh, terdapat dalam sistem saraf, sistem imunitas, system pencernaan, dan terlibat dalam penyatuan dan aktivitas ratusan jenis enzim di dalam tubuh. Zinc juga terlibat dalam metabolism energi dan mengisi komposisi jaringan penting dalam DNA, RNA, dan penyatuan asam nukleat di dalam tubuh. Singkatnya, zinc penting bagi kesehatan. Andaikata tubuh kekurangan zinc, maka ratusan enzim tidak bisa berfungsi dengan baik. Bisa dipastikan akan banyak masalah kesehatan yang datang melanda
Zinc dan Anak-anak
Bagi anak-anak, zinc adalah “sahabat“ yang mendukung tumbuh kembang mereka agar optimal. Berikut ini beberapa fungsi dan peran zinc dalam proses tumbuh kembang anak:

  • Zinc berfungsi langsung dalam pembentukan jaringan kolagen, pertumbuhan tulang, dan sebagainya. Jika asupan zinc tidak mencukupi kebutuhan, maka anak-anak berisiko mengalami gangguan pertumbuhan, atau pertumbuhan mereka tidak berlangsung optimal.
  • Zinc dapat meningkatkan pertumbuhan dan renegerasi sel-sel otak-besar yang menjadi dasar terbentuknya intelegensi. Kekurangan zinc dapat mengakibatkan daya ingat anak menurun. Lebih gawat lagi, kekurangan zinc dapat memperlambat penyampaian pesan antar saraf yang berimplikasi anak bereaksi lambat dalam menghadapi segala sesuatu, bahkan dapat pula menyebabkan kekacauan fungsi otak, dan membuat anak menjadi hiperaktif.
  • Zinc dapat mempengaruhi indera perasa dan nafsu makan, sehingga dapat membantu mengatasi masalah malas makan pada anak. Kekurangan zinc dapat mengakibatkan nafsu makan anak Anda terganggu.
  • Zinc dapat meningkatkan imunitas tubuh dengan cara meningkatkan perkembangbiakan sel-sel imunitas aktif dan meningkatkan reaksi antibodi, sehingga mendapat julukan sebagai mineralpenyembuh. Penelitianmenunjukkanbahwatingkatpenyembuhan luka lebih tinggi pada pasien-pasien yang tercukupi kebutuhan zinc-nya.
  • Zinc menyehatkan sistem pencernaan dan efektif mengatasi diare. Badan Kesehatan Dunia, WHO, merekomendasikan penggunaan zinc untuk pengobatan diare, terutama pada anak-anak, dengan takaran sebanyak 10 mg per hari untuk bayi usia 2-5 bulan, dan 20 mg per hari untuk bayi usia 6 bulan ke atas. Terapi zinc ini dilakukan selama 10 hari berturut-turut sekalipun diare telah berhenti. Hal tersebut bertujuan untuk mencegah diare berulang selama 3 bulan ke depan.

Zinc dan Orang Dewasa
Sebagaimana anak-anak, orang dewasa juga memerlukan asupan zinc yang cukup setiap hari. Banyak problem kesehatan yang dialami orang dewasa ternyata bersumber dari defisiensi atau kekurangan zat zinc di dalam tubuhnya. Beberapa masalah kesehatan akibat defisiensi zinc di antaranya:
  • Gangguan penglihatan, seperti rabun jauh. Zinc merupakan zat utama yang diperlukan untuk memelihara penglihatan. Zinc ikut berperan dalam penyatuan vitamin A di dalam liver.
  • Sulit memiliki keturunan. Zinc berperan penting dalam system reproduksi. Penelitian menunjukkan zinc berkaitan erat dengan pembentukan kualitas dan jumlah sperma. Lebih jauh lagi, zinc mempengaruhi metabolisme dan aktivitas sperma serta mempengaruhi perkembangan kelenjar seks. Pada perempuan, kekurangan zinc dapat mengurangi produksi hormon esterogen dan meningkatkan sekresi hormon progesteron, serta menyebabkan perkembangan indung telur menjadi tidak normal. Hal ini menjadi salah satu penyebab timbulnya masalah gangguan fungsi seksual, keguguran, masa hamil terlalu lama, janin tidak normal, sulit melahirkan, keracunan darah, serta melahirkan anak dengan berat badan rendah.
  • Pikun (dimensia). Zinc banyak terdapat pada otak besar. Jika kandungan zinc dalam otak tidak tercukupi, maka di usia tua daya ingat akan menurun, bahkan bisa terjadi penyakit dimensia dini.
Gejala Kekurangan Zinc
Kekurangan zinc menimbulkan gejala yang tidak spesifik, sehingga seringkali mengecoh dan membuat orang tidak menyadarinya. Namun ada sejumlah petunjuk. Bahwa orang-orang yang gemar mengonsumsi minuman beralkohol, menderita penyakit saluran cerna, pasca operasi, anak-anak yang mengalami gangguan pertumbuhan, dan vegetarian, berisiko tinggi kekurangan zinc.

Berikut beberapa gejala kekurangan zinc:
  • Pada anak-anak, pertumbuhannya lambat
  • Imunitas menurun
  • Rambut rontok
  • Diare
  • Impotensi
  • Ruam-ruam pada mata dan kulit
  • Kehilangan selera makan
  • Indera penciuman dan pengecapan tidak normal
  • Mudah sariawan dan jerawatan
  • Pelupa
Cegah Defisiensi Zinc
Seseorang dikatakan kekurangan zinc bila kadar zinc di dalam darahnya kurang dari 11.48 uml/liter. Normalnya kadar zinc di dalam darah sekitar 13.94 uml/liter. Recommended Dietary Allowance (RDA) menyarankan setiap orang harus mengonsumsi zinc sebanyak 11 mg per hari agar kadar zinc di dalam darah terjaga normal. Zinc dapat diperoleh dari berbagai jenis bahan pangan, seperti daging, ayam, makanan laut, bijibijian, kacang-kacangan, gandum-ganduman, dan produk-produk susu.

Begitu banyak sumber zinc di alam, mestinya tidak ada masalah kekurangan zinc di dunia ini. Namun kenyataannya tidak demikian. Pola makan yang tidak seimbang membuat kebutuhan terhadap zinc tidak terpenuhi dengan baik. Penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari Pusat Teknologi Nuklir Bahan dan Radiometri (PTNBR), BATAN di sejumlah daerah di Pulau Jawa menunjukkan bahwa makanan yang disantap sehari-hari rata-rata hanya memasok zinc ke dalam tubuh sebesar 7,1 mg per hari. Dengan kata lain hanya mencakup 64,3% dari yang disarankan oleh RDA, masih jauh dari yang seharusnya

Untuk mengantisipasi kekurangan zinc, kita perlu mengonsumsi suplemen Zinc Capsules dari TIENS. Suplemen ini lebih unggul dari produk sejenis yang banyak beredar di pasaran. Zinc Capsules terbuat dari bahan-bahan pilihan. Bahan dasarnya adalah zinc asam laktat, bubuk protein telur ayam, dan ekstrak glukosa. Zinc asam laktat merupakan sejenis zinc acexamate organic yang memiliki daya serap sangat tinggi dan tidak terpengaruh oleh garam asam nabati dan asam nabati. Adapun bubuk protein dapat meningkatkan penyerapan zinc. Dan Glukosa berperan sebagai pembawa unsur zinc tanpa mempengaruhi proses penyerapan zinc itu sendiri.

Zinc Capsules berkhasiat antara lain:
  • Mempertahankan metabolisme normal tubuh.
  • Meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan tubuh, serta regenerasi jaringan.
  • Menambah nafsu makan.
  • Memelihara fungsi imuninitas normal tubuh.
  • Memelihara penglihatan normal dan kesehatan kulit.
  • Meningkatkan perkembangan otak besar dan inteligensi.
  • Meningkatkan pertumbuhan tulang serta mempercepat masa pertumbuhan remaja.
  • Memelihara mekanisme reproduksi yang normal.
Produkinidapatdikonsumsidalamjangkapanjangtanpamenimbulkan efek samping. Anak-anak dan remaja, ibu hamil dan menyusui, manula, mudah sakit, sedang diet, vegetarian, mengalami gizi buruk, dan dalam masa penyembuhan disarankan mengonsumsi produk ini. Malah sebaiknya sebelum mengonsumsi produk TIENS yang lain, disarankan untuk mengonsumsi Zinc Capsules terlebih dahulu sebanyak 2 botol.

Unsur zinc dapat mengaktifkan dan ikut terlibat dalam aktivitas berates jenis enzim di dalam tubuh, sehingga produk-produk yang diminum sesudah mengonsumsi zinc dapat terserap dengan lebih baik.

Keterangan Produk
Kemasan : Botol, 0.2 g x 60 kapsul
Isi : 0,2 gram x 60 kapsul
Anjuran Penggunaan :
  • Untuk dewasa: 2 x 1 kapsul per hari (2 kali sehari, setiap kali minum 1 kapsul).
  • Untuk usia 3-10 tahun: 2x2 kapsul per hari
  • Untuk anak di atas usia 10 tahun: 2x4 kapsul per hari.
  • Diminum dengan air hangat.
  • Beri jarak konsumsi zinc dengan suplemen kalsium, minimal 1 jam. Sebab kalsium dapat menghambat penyerapan zinc ke dalam tubuh